
Indahnya Berbagi dengan sesama di Momen Peringatan Isra Mi’raj
Pendidikan karakter terbaik dimulai dari teladan dan pembiasaan. Semangat inilah yang melandasi peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di KB-TK Noor Fadjar tahun ini.
Hari ini, seluruh siswa-siswi bersama para guru berkumpul untuk memperingati peristiwa besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momen penting bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial sejak dini kepada anak-anak.
Aksi Nyata: Tangan di Atas Lebih Baik
Tidak hanya belajar secara teori, anak-anak langsung mempraktikkan ajaran Islam tentang kedermawanan. Dalam kegiatan ini anak-anak membawa paket berupa nasi untuk dibagikan.
Kegiatan ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW:
“Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (penerima).” (HR. Bukhari & Muslim)
Saat melihat anak-anak dengan malu-malu namun bangga menyerahkan bingkisan kepada sesama yang melewati depan sekolah, kami melihat benih-benih empati mulai tumbuh. Mereka belajar bahwa berbagi tidak akan mengurangi apa yang kita miliki, justru menambah kebahagiaan di hati.
Setelah berbagi dengan sesama, anak-anak diajak untuk meneladani peristiwa isro’ mi’roj melalui audiovisual perjalanan suci nabi Muhammad SAW kita mendapatkan perintah sholat 5 waktu.
Sesuai dengan pesan Rasulullah SAW:
“Sholat adalah tiang agama. Barangsiapa mendirikannya, maka ia telah mendirikan agama.” (HR. Baihaqi)
Melalui cerita ini, kami menanamkan pemahaman bahwa sholat adalah cara kita berkomunikasi dan bersyukur kepada Allah SWT.
Keberhasilan acara ini tentu tak lepas dari dukungan luar biasa para orang tua murid. Kolaborasi antara sekolah dan rumah adalah kunci utama dalam membentuk karakter anak yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak.